Lebih dari 150 pasien harus dievakuasi setelah terjadinya kebakaran di sebuah rumah sakit di Banten pada Senin malam.
Kebakaran mulai terjadi di RSU Tangerang pada sekitar pukul 11 malam tanggal 25 Februari, The Jakarta Post melaporkan. Staf rumah sakit terpaksa memindahkan 156 pasien ke beberapa rumah sakit lainnya disekitar Kabupaten Tangerang.
Kepala RSU Tangerang Feriansyah berkata para pasien tersebut dipindahkan ke 23 rumah sakit yang berbeda di pusat kota dan tiga rumah sakit yang terletak di daerah yang sama. Sekalipun memakan waktu lama, proses evakuasi berjalan dengan lancar, demikian ungkap Feriansyah.
Para pasien pertama-tama dipindahkan ke daerah-daerah aman, seperti taman di rumah sakit tersebut dan kantor-kantor pemerintah, sebelum kemudian dipindahkan ke rumah sakit lainnya. Namun pasien yang membutuhkan perawatan langsung segera dibawa ke rumah sakit lain terlebih dahulu.
Feriansyah berkata proses evakuasi memakan waktu delapan jam, namun prosedur tersebut berjalan dengan aman dan rumah sakit-rumah sakit lainnya serta berbagai komunitas menunjukkan dukungan dan meresponi dengan baik ketika pihak RSU Tangerang meminta bantuan.
Menurut sang kepala rumah sakit, kebakaran dimulai karena panel listrik yang rusak di lantai tiga. Memakan waktu sekitar setengah jam untuk petugas pemadam kebakaran memadamkan kobaran api.
Kepala keamanan rumah sakit lah yang pertama mengetahui adanya kebakaran ketika dia mencium bau kabel terbakar dan segera memberitahukannya kepada anggota keamanan lainnya.
Sampai berita ini diturunkan tidak ada korban jiwa dari kebakaran yang dimaksud.

I love what you guys tend to be up too. This sort of clever work and exposure!
Keep up the excellent works guys I’ve included you guys to my blogroll.
It’s perfect time to make some plans for the future and it’s time to be happy. I have read this post and if I could I want to suggest you few interesting things or suggestions. Maybe you could write next articles referring to this article. I wish to read even more things about it!
http://odkazovac.cz/fwd.php?url=https://aus.co.id/ – Daaur
hidup nyamuk pada tahap pertama dimulai dari telur yang dikeluarkan oleh nyamuk betina.
Nyamuk betina hanya kawin satu kali dalam masa hidupnya.
Telur yang dijadikan oleh perkawinan antara nyamuk betinha daan jantan akan mereka masukkan ke dalam air.
Tanpa air, telorr nyamuk jadi rusak ɗan tak akan menetas.
Pada tahap pertama perputaran hidup nyamuk ini, satu ekor
nyamuk betina dapat mengeluarkan 300 telur sekalian. Telur nyamu tidak membutuhkan waktu
yang lama untuk menetas, cuma membutuhkan satu atau dua
hari saja. Ukuran telor nyamuk kurang dari satu miilimeter sehingga tidak gampang tampak atau terdeteksi oleh manusia.
Rumah
Hey, thanks for the article post. Will read on…
It’s awesome to pay a quick visit this web site and reading the views of all friends concerning this article, while I am also zealous of getting knowledge.
We’re a group of volunteers and opening a new scheme in our community.
Your website offered us with valuable information to work on. You have done a formidable job and our whole community will
be grateful to you.
Hi! I simply want to offer you a huge thumbs up for the
great info you’ve got here on this post. I’ll be coming back to your website for more soon.
Hey there! Someone in my Myspace group shared this site with us so I came to give it a look. I’m definitely loving the information. I’m book-marking and will be tweeting this to my followers! Wonderful blog and great design and style.
Hello there, just became alert to your blog through Google, and found that
it’s truly informative. I am going to watch out for brussels.
I will appreciate if you continue this in future. A lot of people will be benefited from your writing.
Cheers!
Hmm it looks like your website ate my first comment
(it was extremely long) so I guess I’ll just sum it up
what I had written and say, I’m thoroughly enjoying your blog.
I as well am an aspiring blog writer but I’m still new to the whole thing.
Do you have any tips for newbie blog writers? I’d genuinely appreciate it.