Yau Ma Tei in Kowloon. Photo: Google Maps


Sebanyak 21 orang ditangkap di Hong Kong karena bekerja secara ilegal di beberapa daerah di wilayah Kowloon dalam sebuah operasi penggerebekan yang dilakukan oleh petugas setempat pada Rabu pagi.

Pada pukul 7 pagi, petugas dari kepolisian wilayah Kowloon Barat, Departemen Imigrasi, serta Departemen Tenaga Kerja Hong Kong melakukan beberapa penggerebekan di Kowloon City, Yau Ma Tei, Tsim Sha Tsui, Mong Kong dan Sham Shui Po.

Sebanyak 21 orang yang berusia antara 25 sampai 53 tahun ditangkap dalam operasi yang diberi sebutan “Powerplayer” tersebut, Oriental Daily melaporkan.

Enam pria dan wanita dari Pakistan, Indonesia, Vietnam dan Nepal, berada diantara mereka yang ditangkap, bersama dengan empat pria dan enam wanita asal dataran Tiongkok. Mereka dituduh bekerja secara ilegal, melanggar kondisi ijin tinggal mereka, masuk ke Hong Kong secara ilegal dan memiliki kartu identitas palsu.

Lima orang berikutnya – dua pria lokal, seorang wanita lokal dan dua orang warga negara Nepal, yang kelimanya diduga sebagai majikan – juga ditangkap kemudian.

Kasus ini masih sementara terus diperiksa oleh pihak yang berwajib.

Original: 21 people arrested for working illegally in Hong Kong

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now.