Klang District Police Headquarters in Selangor, Malaysia. Photo: Google Maps

Kepolisian Malaysia memberantas perjudian ilegal pada hari Kamis dengan menggerebek beberapa tempat perjudian di negara bagian Selangor. Namun, hanya lima pekerja migran Indonesia dan seorang pria lokal yang ditahan di tiga dari sembilan tempat yang ditargetkan dalam operasi tersebut, diduga karena tempat-tempat lainnya telah menerima informasi mengenai rencana penggerebekan tersebut.

Polisi melakukan penggerebekan dari pukul 11 malam tanggal 19 Juli sampai pukul 1 subuh tanggal 20 Juli di kesembilan tempat tersebut yang terletak di Bandar Parklands, Taman Sentosa dan Taman Sri Andalas, daerah-daerah dimana sering ditemukan tempat-tempat perjudian ilegal, China Press melaporkan.

Namun, diduga oleh karena informasi mengenai rencana penggerebekan, enam diantara sembilan tempat perjudian yang ditargetkan ditemukan dalam keadaan kosong, tanpa seorangpun disana, namun ditemukan beberapa mesin perjudian.

Sebanyak 35 komputer, 15 laptop, 23 mesin judi dan mesin data, serta uang tunai sebesar 1.332 ringgit (US$328) disita polisi. Para tersangka yang berhasil ditangkap masih ditahan oleh kepolisian Selangor untuk pemeriksaan lebih lanjut berdasarkan undang-undang Malaysia tahun 1953 mengenai perjudian.

Original: Indonesians arrested during raids on gambling dens