Dammam in Saudi Arabia where the maid had worked. Photo: Wikimedia Commons

Seorang pembantu Indonesia yang dituduh membunuh di Arab Saudi telah dibebaskan dari hukuman mati dan kembali ke Indonesia. Pada bulan Mei 2010, Nurkoyah Marsan Dasan ditahan setelah dituduh membunuh anak laki-laki majikannya yang berusia tiga bulan.

Dia dutuduh telah menaruh obat berbahaya dan racun tikus dalam botol susu bayi tersebut, Tempo melaporkan. Majikan Dasan mengajukan tuntutan hukuman mati terhadap pembantu itu, namun Pengadilan Wilayah Dammam menolak tuntutan tersebut karena majikan tidak dapat memberikan bukti yang cukup mengenai tuduhannya.

Dasan mendekam di penjara selama delapat tahun sementara menantikan keputusan pengadilan atas kasusnya. Pada tanggal 3 April, setelah proses pengadilan yang begitu panjang, dia akhirnya dinyatakan bebas dan diijinkan untuk kembali ke Indonesia.

Pada Rabu sore, Dasan tiba di Jakarta. Kedutaan Besar RI di Riyadh memberikan bantuan kepadanya selama masa pengadilan sampai pemulangannya ke Indonesia. Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh mengatakan bahwa KBRI akan terus konsisten dalam melayani dan menolong seluruh pekerja migran Indonesia di Arab Saudi.

Original: Indonesian migrant worker freed from Saudi death row

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now.