Sukamiskin prison in Bandung, West Java, in Indonesia. Photo: Google Maps

Beberapa narapidana di sebuah penjara di Bandung, Jawa Barat, didapati menyuap petugas penjara untuk memperlengkapi sel mereka dengan AC, TV dengan flat-screen, serta kamar mandi pribadi, menurut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK mengatakan bahwa para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin ini diduga membayar petugas lapas sekitar 200-500 juta rupiah untuk merenovasi sel penjara mereka, menyediakan telepon seluler dan mengijinkan mereka untuk meninggalkan penjara untuk beberapa jam, Jiji Press melaporkan.

Pada hari Minggu dalam sebuah penggerebekan di lapas tersebut, lima orang, termasuk beberapa napi dan kepala penjara, ditangkap atas dugaan suap untuk sel mewah yang dimaksud. Jurubicara KPK Febri Diansyah berkata sekitar 300 juta rupiah dan dua buah mobil, yang diduga diberikan kepada sang kepala penjara sebagai suapan yang dimaksud, telah disita.

Beberapa sel penjara dilaporkan memiliki kamar mandi pribadi, lemari es ukuran besar, mesin pembuat kopi, oven pemanas dan speaker. Diansyah mengatakan bahwa mereka bahkan kesusahan untuk membuka beberapa sel yang kunci nya dipegang oleh sang napi sendiri.

“Penyidik tidak dapat membuka beberapa pintu dengan dugaan kunci sel nya dipegang oleh napi nya sendiri,” demikian ungkap Diansyah.

Narapidana di Lapas Sukamiskin kebanyakan adalah mantan pejabat tinggi dan pengusaha yang dipenjara oleh karena korupsi.

Original: Inmates bribe staff to get ‘luxury’ Indonesian prison cells