Djauhari Oratmangun, Indonesia's Ambassador to China and Mongolia Photo: Asia Times

Indonesia akan memberikan perhatian khusus untuk meningkatkan perdagangan dan investasi dengan Tiongkok, menurut Djauhari Oratmangun, Duta Besar RI yang baru untuk Tiongkok dan Mongolia mengatakan dalam sebuah interview. Oratmangun juga menegaskan bahwa mengikirim pekerja migran Indonesia ke negara yang memiliki status ekonomi kedua terbesar di dunia tersebut bukanlah sebuah prioritas.

Mengirim pekerja migran, seperti pembantu rumah tangga dan juru rawat ke Tiongkok “tidak ada dalam agenda saya, ataupun dalam perjanjian bilateral,” Oratmangun berkata dalam interview bersama dengan beberapa media di Hong Kong setelah dia menyerahkan mandat negaranya kepada Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping di Beijing pada tanggal 20 Juni.

Topik mengenai pekerja migran tersebut bahkan tidak disebut sama sekali dalam diskusi informalnya dengan pejabat-pejabat Tiongkok, dia menambahkan.

Dia mengetahui bahwa Filipina berencana untuk mengirim guru-guru bahasa Inggris dan pekerja rumah tangga ke Tiongkok, namun dia menegaskan bahwa Indonesia saat ini tidak memiliki rencana yang demikian. Indonesia akan memfokuskan kepada peningkatan ekspor ke Tiongkok dan menarik lebih banyak lagi investasi dari Tiongkok di Indonesia, serta meningkatkan jumlah wisatawan di Indonesia yang datang dari Tiongkok.

Oratmangun mengatakan dalam interview tersebut bahwa sudah lima tahun berlalu semenjak Indonesia dan Tiongkok menyetujui pada tahun 2013 untuk meningkatkan hubungan bilateral dan membangun kerjasama strategis antara keduanya.

Dia berkata bahwa Indonesia menikmati hubungan yang baik dengan Tiongkok, yang saat ini merupakan partner dagang terbesar Indonesia, dan investor asing terbesar ketiga, setelah Singapura dan Jepang.

Sekitar 2,3 juta wisatawan dari Tiongkok dan Hong Kong mengunjungi Indonesia tahun lalu, imbuhnya. Sementara itu, ada 14,700 pelajar Indonesia yang saat ini menyelesaikan pendidikan mereka di Tiongkok dan ini juga membantu Indonesia mempertahankan hubungan yang baik dengan Tiongkok.

Original: Indonesian ambo says sending workers to China not a priority

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now.