The police station at Kluang Baru in Johor, Malaysia. Photo: Google Maps

Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) berusia 41 tahun tergencet mati di Malaysia minggu lalu oleh silinder beton seberat 500 kilogram yang jatuh dari sebuah truk yang sedang berputar balik.

Sang pengendara truk, seorang pria India berusia 67 tahun, langsung ditahan untuk melalui pemeriksaan kepolisian.

Insiden terjadi di sekitar kilometer 60 Jalan Batu Pahat-Mersing di Johor pada pukul 4.30 sore tanggal 3 April, saat korban yang bernama Amir Mahmud sedang memperbaiki sebuah pipa rusak di daerah tersebut, berdasarkan laporan berita dari China Press.

Saat sopir truk sedang mencoba untuk berputar balik arah di sebuah tempat pemutaran jalan, Mahmud menolongnya dengan mengontrol lalu lintas jalanan saat itu.

Salah satu silinder yang ada di belakang truk tiba-tiba terlepas dan menggelinding jatuh menghantam Mahmud yang saat itu sedang berdiri dekat dengan kendaraan tersebut, berdasarkan informasi dari wakil kepala kepolisian daerah Kluang, Mohamad Laham.

Korban meninggal ditempat kejadian karena luka serius di kepala dan sekujur tubuhnya. Jenazah korban kemudian di bawa ke Rumah Sakit Enche Besar Hajjah Khalsom untuk pemeriksaan post mortem.

Sementara itu, pengendara truk sedang diperiksa oleh kepolisian Malaysia untuk mencari tahu lebih lagi mengenai insiden ini, termasuk penyebab utama dan apakah ada faktor kela-laian terlibat didalamnya.

Original: Indonesian worker crushed to death by concrete cylinder

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now.