UKM Hospital in Cheras, Kuala Lumpur, Malaysia. Photo: Google Maps

Seorang penumpang asal Indonesia yang memanjat jalur kereta ringan cepat atau Light Rail Transit (LRT) di Kuala Lumpur masih bernasib mujur hanya mengalami cidera pada kaki nya setelah tertabrak kereta pada Kamis malam.

Pusat Pengendalian Operasi mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi di jalur kereta antara Stasiun Bandar Tun Razak dan Stasiun Bandar Tasik Selatan tak lama setelah pukul 9 malam, China Press melaporkan.

Sang pengemudi kereta, Roshada Shahida Abdul Rahim, yang bertanggung jawab atas kereta di rute Sri Petaling jurusan Bandar Tun Razak tersebut, pun segera mengurangi kecepatan kereta yang dikemudikan nya, namun kereta itu masih tetap menabrak sang wanita Indonesia dalam kecepatan yang lebih lambat.

Tabrakan tersebut tidak mematikan namun tetap melukai korban yang kemudian dibawa ke Rumah Sakit UKM di Cheras untuk pengobatan.

Listrik pun harus dimatikan pada sekitar pukul 9.05 malam saat korban diselamatkan dari lokasi kejadian, yang menyebabkan penghentian layanan kereta di rute Sri Petaling selama 12 menit.

Petugas kereta cepat berkata mereka akan bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian dalam investigasi kasus tersebut. Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa wanita Indonesia yang dimaksud memasuki areal jalur kereta melalui sebuah pagar yang dipotong, yang terletak antara kedua stasiun kereta yang dimaksud.

Original: Woman hit by light rail train in Kuala Lumpur

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *