Jalan Penang in George Town, Penang, Malaysia. Photo: Google Maps

Lima orang laki-laki asal Indonesia ditangkap dalam sebuah penggerebekan resmi di sebuah hotel di Penang pada Senin malam atas dugaan menawarkan layanan seks sesama jenis.

Setelah memata-matai dan mengawasi aktivitas para tersangka selama dua minggu, sejumlah petugas dari Imigrasi Penang pun menggerebek hotel yang terletak di Jl. Penang tersebut pada 8 April sekitar pukul 10 malam. Kelima pekerja seks komersial tersebut, yang masing-masing berusia antara 20 sampai 30 tahun, dan datang dari Indonesia ke Malaysia dengan menggunakan visa turis, ditangkap, surat kabar Malaysia Nanyang Siang Pau melaporkan.

Salah seorang tersangka didapati tengah melayani seorang klien ketika digerebek. Pihak berwenang menyita sejumlah kondom, pelumas, mainan seks, dan uang tunai sebesar 3.500 ringgit (US$855).

Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kelima tersangka mengiklankan layanan mereka dan menarik pelanggan pria melalui media sosial. Mereka diduga mengenakan biaya sekitar 150-250 ringgit (US$36-60) per jam nya.

Para tersangka didapati sering memasuki negara tersebut secara sah dan biasanya mereka tinggal selama satu atau dua minggu, tergantung dari permintaan klien, dan setelah selesai mereka pun akan kembali ke Indonesia, menurut petugas.

Kemudian dilaporkan bahwa kelimanya akan kembali lagi pada saat mereka telah mendapatkan sejumlah panggilan baru, yang dilakukan lewat sebuah app atau situs khusus.

Seluruh tersangka saat ini telah ditahan sementara kasus tersebut sedang diproses berdasarkan UU dan peraturan keimigrasian di Malaysia, khususnya terkait tuduhan memasuki negara itu dengan ijin yang sah tetapi “melakukan aktivitas asusila”.

Original: Indonesians arrested in Penang for sex work

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *