Wenzao Ursuline University of Languages, Kaohsiung, Taiwan. Photo: Google Maps

Sebuah universitas dan rumah sakit di Kaohsiung, selatan Taiwan telah menandatangani sebuah kesepakatan dengan Indonesia dan Vietnam untuk membantu meningkatkan kualitas perawatan medis internasional lewat sebuah pertukaran pelajar untuk penempatan sukarelawan di masing-masing negara.

Universitas Bahasa Wenzao Ursuline dan Rumah Sakit Siaogang menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama antar industri dan akademis serta mempromosikan layanan-layanan kesehatan yang lebih baik.

Ini terjadi saat keadaan demografis di Taiwan menjadi semakin beragam oleh karena pernikahan beda negara telah menjadi biasa di negara tersebut, Taiwan Times melaporkan.

Lebih dari 20 pelajar dari Taiwan serta sejumlah pelajar Indonesia dan Vietnam akan melayani di akademi perawatan yang dimaksud, dimana mereka dapat menggunakan keahlian bahasa mereka – khususnya dalam menterjemahkan dan menafsirkan – untuk menyediakan dukungan administrasi yang lebih baik dan mempromosikan kesadaran kesehatan umum.

Seorang pelajar Indonesia bernama Melisa berkata kepada reporter bahwa dia telah melayani sebagai seorang sukarelawan di Rumah Sakit Umum Veteran Kaohsiung selama enam bulan dan telah mendapatkan banyak pengalaman dan teman-teman baru di Taiwan.

David, yang ditempatkan di Rumah Sakit Siaogang sebagai seorang penafsir bahasa Inggris, berkata bahwa dia dirawat dengan baik oleh para dokter dan juru rawat saat dia sakit ketika dia masih kecil. Jadi dia berharap untuk melayani para pasien sebagai ungkapan rasa terima kasihnya kepada dunia perawatan.

Original: Kaohsiung to benefit from student exchange

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *