The MASkargo Complex in Sepang, Kuala Lumpur International Airport, Malaysia. Photo: Google Maps


Sebanyak 12 orang tewas dalam sebuah kecelakaan bus yang terjadi dekat Bandara Udara Internasional Kuala Lumpur pada Minggu malam. Banyak diantara para korban tewas yang merupakan pekerja asing. Supir bus pun turut tewas dalam kecelakaan itu.

Kecelakaan tersebut terjadi tak lama setelah pukul 11 malam pada 8 April ketika para pekerja sedang dalam perjalanan ke tempat kerja mereka di komplek MASkargo dalam sebuah bus perusahaan dari sebuah asrama di daerah Nilai.

Bus tersebut tengah membawa 43 pekerja kontrak saat jatuh kedalam sebuah parit musim hujan sedalam 6,5 meter di Jl. S8 Pekeliling, dekat tempat kerja mereka di Sepang.

Kecelakaan tersebut merengut nyawa 11 orang, yang langsung tewas ditempat, termasuk diantaranya sang supir bernama S. Suresh dan berusia 43 tahun, serta empat orang wanita Indonesia, dua orang pria Nepal dan lima orang pria Bangladesh, surat kabar Malaysia Nanyang Siang Pau melaporkan.

Pada Senin sore menjelang malam, sekitar pukul 5:45, jumlah korban tewas menjadi 12, setelah seorang wanita Indonesia lainnya meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Serdang oleh karena cidera serius yang dialaminya.

Sementara itu, 17 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka atau masih dalam keadaan kritis dan dirawat di rumah sakit – tujuh diantaranya di Rumah Sakit Serdang, enam di Putrajaya, dua di Banting, seorang di Kajang dan seorang lainnya di Klang.

Pemeriksaan awal menemukan bahwa bus yang dimaksud berada di jalur yang salah tepat sebelum terjadinya kecelakaan, oleh karena sang supir telah mengambil jalur keluar yang salah pada sebuah bunderan dekat lokasi kecelakaan.

Seorang ipar laki-laki dari sang supir bus berkata bahwa Suresh telah bekerja sebagai supir bus lebih dari 10 tahun dan tidak pernah terlibat dalam kecelakaan apapun selama ini, dan hal tersebut juga dipastikan oleh pihak berwajib, yang mengatakan bahwa Suresh tidak memiliki catatan pelanggaran lalu lintas apapun.

Kepala Kepolisian Selangor berkata bahwa kendaraan bus yang rusak tersebut akan dikirim ke Puspakom untuk melalui pemeriksaan menyeluruh sebagai bagian dari pemeriksaan penyebab kecelakaan.

Original: Twelve killed after bus plunges into big drain

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *