Bali, Indonesia. Photo: iStock.

Polisi telah menembak mati seorang pria Rusia setelah terjadinya sebuah perampokan di sebuah toko penukaran uang di Bali.

Pada 19 Maret, tiga orang pria bersenjata dilaporkan memasuki toko yang dimaksud dan memukul pingsan para karyawan ditempat itu. Sementara itu, polisi menerima laporan mengenai sebuah perampokan dan segera mengirimkan petugas ke lokasi, The Jakarta Post melaporkan.

Ketika para karyawan mulai sadarkan diri, mereka mendapati diri mereka telah diikat dan mulut mereka ditutup pita perekat.

Menurut kepala polisi setempat Ruddi Setiawan, pada saat polisi tiba di tempat kejadian perkara, situasinya tegang dan seorang petugas kepolisian yang tidak bersenjata akhirnya terlibat dalam perseteruan dengan salah seorang pelaku perampokan tersebut. Seorang petugas lainnya kemudian melepaskan tembakan yang berakhir dengan tewasnya sang pelaku pria itu.

Pelaku yang tewas tertembak tersebut telah dikonfirmasi oleh Kedutaan Besar Rusia sebagai seorang warga negara Rusia bernama Alexei Korotkikh dan berusia 45 tahun.

Selain itu, dua orang kaki tangan juga telah ditangkap, seorang warga negara Rusia dan seorang warga negara Ukraina. Polisi menambahkan bahwa empat orang tersangka lainnya, yang dikabarkan berhubungan dengan perampokan tersebut, masih buron. Kedubes Rusia mengatakan bahwa komplotan tersebut juga berhubungan dengan sebuah perampokan lainnya yang terjadi pada Desember 2018 lalu.

Sekitar US$70.000 dalam bentuk uang tunai dikabarkan telah dirampok dalam perampokan 19 Maret tersebut.

Original: Russian shot dead in Bali robbery

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *