Depok, Indonesia. Photo: iStock.

Seorang pria berusia 21 tahun telah dipukuli dan dirampok setelah dipancing datang ke sebuah rumah di Depok, Jawa Barat pada hari Minggu oleh seorang wanita yang dikenalnya lewat Facebook.

Pria bernama Yogi itu dipancing datang ke rumah Barbie Arlifsyani Botan, yang juga berusia 21 tahun dan memberitahukan kepada korban bahwa dirinya adalah seorang janda. Keduanya setuju untuk bertemu di kediaman sang wanita namun sesampainya di tempat tersebut korban pun langsung disambut dengan pengeroyokan dan perampokan yang dimaksud, The Jakarta Post melaporkan.

Menurut Kepala Unit Kriminal Kepolisian Depok Deddy Kurniawan, Yogi mendatangi rumah yang dimaksud bersama seorang temannya yang bernama Zakharia dan berusia 23 tahun. Ketika mereka tiba disana, suami Barbie yang bernama Hartono langsung menarik korban dari motor yang ditumpangi nya dan segera menyeretnya masuk ke rumah, dimana korban di interogasi. Yogi dicaci maki dan dituduh memiliki hubungan gelap dengan sang istri.

Riki dan Aris, kedua teman Yogi, tiba di tempat itu untuk menolong korban, namun Hartono segera memanggil teman-temannya untuk bantuan. Kurniawan berkata bahwa Yogi dan kedua orang temannya dipukuli dan telepon genggam mereka dirampas, begitupula dengan motor Yogi.

Hartono dan geng nya kemudian menuntut uang tunai sebesar empat juta rupiah dari para korban untuk mendapatkan kembali barang-barang milik mereka. Yogi sempat dikurung dalam rumah itu berjam-jam sebelum dia dilepaskan untuk menyediakan uang tebusan yang diminta geng tersebut, namun dia memutuskan untuk melaporkan kasus itu ke polisi.

Hartono dan geng nya ditangkap dan dikenakan tuntutan atas tindakan kriminal yang berhubungan dengan perampokan yang disertai kekerasan, pemerasan dan pemukulan.

Original: Man lured by ‘widow’ bashed, robbed by gang

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *