Depok, Indonesia. Photo: iStock

Seorang pria di Jawa Barat telah mengklaim bahwa dia sedang berada dalam pengaruh alkohol ketika dia membunuh anak tirinya, seorang bocah perempuan berusia 2 tahun.

Hary Kurniawan, 25, berkata kepada polisi di Depok bahwa dia sedang dalam keadaan mabuk dan dihantui oleh pikiran mengenai masalah ekonomi yang sedang dihadapi keluarganya ketika dia memukul anak tirinya, yang kemudian menyebabkan kematian sang balita, The Jakarta Post melaporkan.

Pada tanggal 8 Februari, seorang saksi mata melaporkan kejadian yang dimaksud setelah orang tersebut melihat Kurniawan memukul anak kecil itu pada saat sang ibu yang berusia 18 tahun sedang pergi bekerja.

Pasangan tersebut masing-masing membawa seorang anak perempuan dari hubungan mereka sebelumnya. Kurniawan mengklaim bahwa sang istri tidak menunjukkan kasih sayang yang sama terhadap anak kandungnya yang berusia 3 tahun.

Menurut seorang petugas Kepolisian Depok yang bernama Arya Perdana, pasangan tersebut sempat berdebat dalam beberapa hari belakangan sebelum kejadian pembunuhan itu. Apabila terbukti bersalah, Kurniawan akan menghadapi hukuman penjara paling lama 20 tahun berdasarkan KUHP pasal 338.

Original: West Java man in court for death of stepdaughter

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *