The whale was found with heaps of plastic in its stomach. Photo: YouTube


Masalah plastik yang memenuhi lautan di seluruh penjuru dunia telah digaris-bawahi kembali pada hari Senin ketika seekor ikan paus yang telah mati ditemukan di Indonesia dengan perut yang terisi penuh dengan plastik.

Pada hari Senin, petugas Taman Nasional Wakatobi menemukan bangkai seekor ikan paus sepanjang 9,5 meter di Sulawesi Tenggara, Associated Press melaporkan. Kepala taman Wakatobi Heri Santoso berkata para peneliti World Wide Fund (WWF) mendatangi tempat ditemukannya bangkai tersebut dan mereka pun mendapati kotoran plastik dengan jumlah berat 5,9 kg dalam perut ikan paus tersebut.

Kotoran yang dimaksud termasuk 115 gelas plastik, 25 kantong plastik, empat botol plastik, beberapa sendal dan barang-barang lain yang terbuat dari bahan plastik.

Seorang ahli kelautan WWF yang bernama Dwi Suprapti berkata sekalipun penyebab kematian ikan tersebut belum diketahui, penemuan bangkai ikan paus dalam keadaan seperti itu merupakan sesuatu yang sangat mengerikan.

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berkata bahwa kejadian ini harus meningkatkan kesadaran mengenai masalah sampah plastik di Indonesia.

Dengan populasi keempat terbesar di dunia, Indonesia merupakan negara yang mengkontribusi polusi plastik kedua terbesar setelah dataran Tiongok. Diperkirakan ada sekitar 1,92 juta ton plastik dari Indonesia yang dibuang ke laut setiap tahunnya.

Original: Whale carcass found infested with 1,000 plastic fragments

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now.