The Min-Hwei College of Health Care Management in Tainan, Taiwan. Photo: Google Maps

Sebuah institusi pengetahuan medis dan kesehatan swasta di selatan Taiwan telah menerima ijin dari Kementerian Pendidikan Taiwan untuk menawarkan sebuah program perguruan tinggi untuk pelajar dari negara-negara Asia Tenggara untuk kemudian menjadi tenaga pengasuh atau perawat profesional di negara tersebut pada saat setelah lulus.

Kepala Perguruan Tinggi Min-Hwei untuk Manajemen Perawatan Kesehatan, Yeh Chih-Cheng, mengatakan kepada United Daily News bahwa institusi yang dikepalainya mencari 40 pelajar dari wilayah Asia Tenggara yang telah lulus dari jenjang sekolah menengah atas untuk mengikuti program dua tahun penuh dalam bidang promosi perawatan dan kesehatan jangka panjang yang baru diperkenalkan ini.

Program yang tidak memungut biaya kuliah ataupun akomodasi untuk semester pertama bagi semua pelajar yang mengikutinya ini, akan menggabungkan beberapa bulan belajar dengan beberapa jam pengalaman klinis di panti jompo Guan-Tian, dimana para perawat yang masih belajar ini juga akan menerima gaji.

Saat ini ada lebih dari 260.000 pengasuh atau perawat asing di Taiwan, dimana 180.000 diantaranya berasal dari Indonesia. Ini menunjukkan adanya permintaan yang tinggi akan pekerja kesehatan profesional asal Indonesia di negara tersebut.

Yeh percaya bahwa programnya menarik bagi orang Indonesia karena mereka yang lulus dari program ini dapat langsung bekerja di Taiwan tanpa harus membayar agen tenaga kerja.

Sementara itu, tiga institusi pendidikan swasta lainnya – yaitu Cardinal Tien College of Healthcare and Management di New Taipei, Hsin Sheng College of Medical Care and Management di kota Taoyuan, serta Jen-Teh Junior College of Medicine, Nursing and Management di Miaoli – juga telah mendapatkan ijin dari kementerian yang sama di Taiwan untuk menawarkan program keperawatan baru yang serupa, juga untuk para warga negara Asia Tenggara.

Original: Taiwan offers health training courses to Southeast Asians