Happy Valley, Hong Kong. Photo: Wikimedia Commons
Happy Valley, Hong Kong. Photo: Wikimedia Commons

Setelah awalnya menolak tawaran dari majikannya di Hong Kong untuk ikut dengan majikan tersebut pindah kembali ke negara asal mereka, Jerman, seorang pembantu Filipina akhirnya menyesal dan cukup beruntung untuk kemudian tetap dapat terbang ke negara Eropa tersebut bulan depan.

Mayla, 38, pertama kali datang ke Hong Kong pada tahun 2011 dan disana dia bekerja pada sebuah keluarga asal Jerman selama tujuh tahun. Pada saat keluarga tersebut memutuskan untuk kembali ke Jerman, mereka ingin Mayla untuk ikut dan bekerja untuk mereka di Jerman, sunwebhk.com melaporkan.

Mayla berkata dia sudah pernah ke Jerman beberapa kali bersama dengan majikannya saat keluarga tersebut berlibur di negara asal mereka. Saat ditawarkan untuk bekerja di Jerman, awalnya diapun senang, berpikir dia akan menerima kenaikan gaji.

Namun, Mayla memutuskan untuk tetap bekerja di Hong Kong karena dia tidak mau meninggalkan teman-temannya di kota tersebut dan dia akan berada lebih jauh lagi dari keluarganya di Filipina. Majikannya pun memberitahukan kepadanya apabila dia berubah pikiran, dia masih tetap boleh bekerja pada keluarga tersebut di Jerman.

Mayla pun mulai bekerja untuk seorang majikan baru di Happy Valley namun dia mendapati pekerjaan di tempat majikannya yang baru tersebut sangat berat dan setelah 10 bulan saja, tangannya mulai sakit dan bengkak.

Dia kemudian menghubungi majikan lamanya yang sudah kembali di Jerman dan menanyakan apakah dia masih boleh kembali bekerja pada mereka. Majikan lamanya menyetujui dan mengatakan bahwa mereka bahkan senang apabila Mayla kembali menjadi pembantu mereka.

Mayla berkata surat-surat perjalanannya sedang diproses dan dia telah diberikan visa untuk tinggal di Jerman selama tiga tahun. Dia juga berkata bahwa keputusannya meninggalkan Hong Kong adalah untuk kehidupan yang lebih baik baginya dan keluarganya di Filipina.

Original: Maid off to Germany after reversing bad choice