Gangshan Precinct of the Kaohsiung City Government Police Bureau. Photo: Google Maps
Gangshan Precinct of the Kaohsiung City Government Police Bureau. Photo: Google Maps

Dua orang warga negara Thiland dan seorang WNI, ketiganya pekerja migran, ditangkap pada Sabtu malam atas dugaan berjudi di sebuah rumah makan di kota Kaohsiung, selatan Taiwan.

Berdasarkan beberapa laporan keluhan kebisingan yang diajukan oleh masyarakat sekitar, sebuah restoran Chinese di Jalan Anzhao di Wilayah Yanchao telah menjadi terkenal di kalangan pekerja migran. Di tempat itu, mereka dituduh menciptakan kegaduhan saat berjudi secara ilegal, terutama saat liburan, The Liberty Times melaporkan.

Pada pukul 9 malam tanggal 7 Juli, pihak yang berwajb menggerebek rumah makan tersebut. Seorang pria Thailand yang diidentifikasi sebagai manajer restoran, dan seorang pria Thailand lainnya, serta seorang pria Indonesia tertangkap sedang berjudi.

Beberapa barang bukti yang digunakan dalam tindakan perjudian tersebut, beserta uang tunai sebesar NT$2.300 (US$76) disita.

Sang manajer menyangkal bahwa rumah makan tersebut adalah sebuah sarang perjudian, namun mengakui memiliki barang-barang untuk berjudi yang menurutnya hanya utuk menghibur para pekerja migran yang makan di restoran itu.

Original: Migrant workers arrested for illegal gambling in Taiwan