Friends cheer on their team while watching the World Cup. Photo: iStock

Sebuah situs pornografi yang bernama Pornhub mengatakan bahwa selama berlangsungnya Piala Dunia mereka kehilangan sebanyak 12 persen dari jumlah penonton yang biasanya mereka miliki dari seluruh penjuru dunia. Dan mereka bukan satu-satunya bisnis online yang mengalami hal tersebut.

Situs permainan dunia maya pun sampai harus menawarkan hadiah dan promo lainnya untuk menarik perhatian para pengguna reguler yang tampaknya menjadi lebih tertarik untuk menonton sepak bola daripada bermain game online tanpa henti.

Dengan berakhirnya pertandingan sepak bola internasional tersebut, tampaknya seluruh aktifitas dunia maya, termasuk game online, akan kembali mendominasi. Sementara Piala Dunia telah membuat banyak orang meninggalkan situs porno dan online games, beberapa orang menyalahkan pesta olah raga sepak bola per empat tahun tersebut telah menyebabkan naiknya harga beberapa produk.

Harga telur di Indonesia naik sampai lebih dari 20 persen menjadi 29.000 rupiah per kilogram nya di bulan Juli, menurut Pusat Informasi Harga Makanan Strategis.

Sekretaris-Jenderal Asosiasi dan Pusat Informasi Peternak Unggas Indonesia Leopold Halim mengatakan kepada Bloomberg bahwa Piala Dunia menolong peningkatan konsumsi telur karena penggemar sepak bola seringkali makan mie instan dengan telur saat menonton Piala Dunia yang disiarkan pada malam hari di Indonesia.

Namun sebuah laporan berita Bloomberg berikutnya menunjukkan Piala Dunia bukanlah alasan naiknya harga telur, melainkan, kebijakan pemerintah untuk mengurangi impor jagung telah membatasi persediaan makanan, yang membuat naiknya harga beberapa barang di Indonesia, menurut pusat untuk pembelajaran kebijakan pemerintah Indonesia.

Berdasarkan surat pernyataan yang dikeluarkan pusat tersebut, peternak di Indonesia menjual ayam petelur mereka yang telah tua usianya oleh karena naiknya harga daging, yang menyebabkan berkurangnya sektor produksi telur, yang kemudian mengakibatkan naiknya harga telur.

Original: Turned on by the World Cup, viewers switch off porn sites