Block 617A on Punggol Drive in Singapore where the 'potato incident' happened. Photo: Google Maps

Seorang wanita berusia 32 tahun telah dipenjara selama empat minggu oleh sebuah pengadilan di Singapura pada hari Rabu setelah mengaku bersalah atas satu tuduhan menyebabkan cidera setelah dia melempar sebuah kentang ke wajah pembantu Indonesianya yang berusia 31 tahun pada bulan Juli tahun lalu.

Suhaeni Saleh, seorang pembantu Indonesia yang mulai bekerja di Singapura pada bulan Agustus 2015 sebagai pembantu rumah tangga, dipekerjakan oleh Siti Faseha di apartemen majikan tersebut di Punggol Drive Blok 617A, surat kabar Singapura Lianhe Zaobao melaporkan.

Pengadilan mendengarkan bahwa ‘serangan kentang’ tersebut terjadi dalam dapur di apartemen tersebut pada tanggal 13 Juli 2017, tak lama setelah pembantu itu kembali dari pasar dengan beberapa barang belanjaan. Faseha menjadi marah karena dia menemukan bahwa telur asin yang dibeli belum dicuci dan pembantunya salah membeli kentang, bukannya bawang seperti yang diperintahkannya.

Pada tanggal 20 Juli, pembantu tersebut meminta bantuan kepada Kementrian Tenaga Kerja Singapura dan kasusnya kemudian diserahkan kepada polisi. Pemeriksaan selanjutnya menunjukkan bahwa sebelum insiden mengenai kentang tersebut, sang majikan juga pernah mendorong kepala pembantu itu ke dinding dan menamparnya di dua kesempatan yang berbeda.

Seorang hakim pengadilan wilayah pada hari Rabu mengatakan bahwa perselisihan mengenai kentang tersebut adalah masalah sepele dan terdakwa bereaksi secara berlebihan dalam situasi saat itu. Menimbang bahwa majikan tersebut segera menyesali tindakannya dan telah membayar ganti rugi kepada sang pembantu, hakim pun akhirnya hanya menjatuhi hukuman penjara selama empat minggu.

Original: Woman jailed four weeks for throwing potato at maid

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now.