Domestic workers in Central on Hong Kong Island. Photo: Asia Times


Sebanyak 231 pembantu rumah tangga telah lulus dari kursus
selama lima bulan yang dibuat sebagai pelatihan untuk
merawat orang tua, dan dalam rangka untuk mengatasi
kekurangan pekerja rumah tangga dengan ketrampilan dan
keahlian khusus untuk menjaga warga lanjut usia di Hong Kong.

Kursus dengan biaya HK$2.200 (US$280) tersebut dilakukan
dengan perawat-perawat resmi – yang terdaftar pemerintah –
sebagai tim pengajar, dan dengan focus pelatihan diantaranya
adalah kepada bagaimana memberi makan orang yang lanjut
usianya, membantu mereka berjalan, serta memberikan
pertolongan pertama kepada mereka, termasuk resusitasi
jantung, Oriental Daily melaporkan.

Menurut manajer perusahaan penyedia kursus, pekerja rumah
tangga dengan pengalaman di bidang menjaga orang tua bisa
mendapatkan gaji sebesar HK$5.000-7.000 per bulannya,
dimana gaji standar untuk pembantu lainnya di Hong Kong
adalah HK$4.410.

Anton Casim, seorang pekerja asal Filipina berusia 36 tahun
yang merawat seorang pria lansia berumur 76 tahun,
mengatakan dia mengikuti kursus pelatihan tersebut dengan
membiayainya sendiri karena dia ingin mempelajari keahlian
dan ketrampilan baru dalam merawat orang tua, yang mana

sekarang dia gunakan dalam pekerjaan setiap harinya. Saat ke
restoran dengan majikannya, dia tahu sekarang bagaimana
memindahkannya dari kursi roda ke meja makan tanpa
menyakiti pria lansia tersebut ataupun dirinya sendiri.

Majikan Casim juga senang mendengar dia telah mengikuti
kursus tersebut untuk mempelajari hal-hal baru untuk
pekerjaannya. Casim pun mengatakan dia berharap dengan ini
dia dapat menerima kenaikan gaji dalam kontrak kerja
berikutnya.

Seorang pekerja rumah tangga lainnya yang bernama April dan
berusia 31 tahun telah menjaga seorang wanita berusia 89
tahun selama enam tahun dan dia melihat kondisi kesehatan
orang tua tersebut semakin menurun oleh karena penyakit
demensia, menurut laporan berita Sing Pao. Setelah mengikuti
kursus, April sekarang diperlengkapi dengan lebih banyak
keahlian untuk merawat wanita lansia tersebut serta
menangani tekanan emosionalnya, khususnya yang disebabkan
oleh faktor pikun.

Manajer perusahaan penyedia kursus juga mengatakan bahwa
beberapa lulusan pelatihan tersebut bahkan mencoba untuk
mendapatkan pekerjaan di negara lain seperti Kanada, yang
dibandingkan Hong Kong dapat memberi bayaran yang lebih
tinggi kepada pekerja rumah tangga yang memiliki ketrampilan
dan keahlian khusus dalam bidang perawatan.

Read: Hong Kong maids take course in caring for elderly

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now.