Rescue workers prepare to search for passengers missing on Lake Toba in North Sumatra on June 20, 2018, after a ferry capsized on June 18. Over 180 passengers could be missing, police said, but it is still unclear how many people were aboard the vessel when it sank. Photo: AFP/ Ivan Damanik

Pihak yang berwajib di Indonesia mengatakan bahwa kemungkinan sebanyak 192 orang hilang pada saat sebuah kapal feri tenggelam disebuah danau vulkanik besar di Pulau Sumatra.

Perkiraan terakhir dari para petugas penyelematan pada Rabu sore adalah tiga kali lebih banyak dari perkiraan mula-mula oleh pemerintah setelah kapal yang dimaksud terbalik di Danau Toba pada hari Senin. Masih belum jelas tepatnya berapa banyak penumpang yang ada dalam kapal tersebut saat tenggelam.

Kapal feri tradisional yang terbuat dari kayu tersebut sementara ini diperkirakan telah beroperasi secara ilegal tanpa karcis penumpang sehingga menyebabkan kebingungan dalam pendataan jumlah penumpang yang sebenarnya, AFP melaporkan.

Badan bencana pemerintah Indonesia pada awalnya mengatakan bahwa sebanyak 80 orang ditambah dengan beberapa lusin motor ada dalam kapal yang memiliki kapasitas hanya sebanyak 43 penumpang tersebut saat kapal itu terbalik dan kemudian tenggelam. Sejauh ini, empat jenazah telah ditemukan dan 18 orang telah berhasil diselamatkan, menurut badan pemerintah tersebut.

Pihak yang berwajib mendapatkan jumlah terkini berdasarkan laporan dari keluarga beberapa orang hilang yang diperkirakan ada dalam kapal tersebut, namun data ini cukup sulit untuk diverifikasi kebenarannya. Apabila terkonfirmasi, maka ini dapat menjadi salah satu kecelakaan laut paling mematikan di Indonesia.

“Banyak orang naik kapal tersebut tanpa karcis jadi tidak jelas berapa banyak orang ada dalam kapal itu,” Muhammad Syaugi, kepala badan pencarian dan penyelamatan yang bersangkutan, mengatakan kepada AFP.

Dalam sebuah konferensi pers yang dilakukan kemudian, Syaugi menambahkan, “Banyak orang telah melaporkan adanya anggota keluarga yang hilang, namun apakah mereka benar-benar dalam kapal tersebut atau tidak, kita tidak tahu.”

Sementara itu, pencarian penumpang tersebut sekarang telah dinyatakan sebagai pencarian jenazah korban, termasuk kemungkinan adanya korban yang masih terperangkap dalam kapal yang tenggelam tersebut.

Original: Indonesian ferry may have had 192 on board, official says

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now.