Newly renovated Lyu-Chuan in Taichung, central Taiwan. Photo: Facebook / Pindy Windy

Seorang wanita Indonesia berusia 33 tahun memulai sebuah kampanye kebersihan di bulan Maret, dimana sekitar 30 pekerja migran Indonesia lainnya bergabung bersamanya untuk membersihkan sebuah daerah tua di kota Taichung, Taiwan, setiap hari Minggu pertama setiap bulannya.

Pindy, asal Purwokerto, Jawa Tengah, telah bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Taiwan sekitar delapan tahun, menurut United Daily News.

Program kampanye kebersihan di daerah pusat kota Taichung ini memiliki dua tujuan – untuk meningkatkan kesadaran akan lingkungan dan mengubah pandangan warga lokal Taichung bahwa pekerja migran tidak memikirkan kesejahteraan kota tempat mereka bekerja.

Beberapa orang Indonesia mungkin pernah mengotori lingkungan, misalnya dengan puntung rokok atau membuang bekas minuman dan sampah lainnya di jalan-jalan setelah acara-acara mereka. Pindy ingin membuktikan bahwa mayoritas pekerja migran dari Asia Tenggara tetap senang menjaga lingkungan untuk tetap bersih dan rapih.

Mengingat Taiwan adalah rumah ke-dua mereka, lebih dari 30 sukarelawan asal Indonesia memulai kampanye mereka dengan mengangkat sampah di jalan-jalan mulai dari Lapangan ASEAN – tempat populer dikalangan para pekerja migran dari Asia Tenggara untuk berkumpul – sampai kepada Taman Taichung.

Ke-30 pekerja migran yang terlibat dalam kampanye kebersihan tersebut dengan sopan mengingatkan orang-orang dari berbagai latar belakang bangsa dan negara di sekitar tempat yang sedang mereka bersihkan untuk tidak membuang sampah dengan sembarangan.

Beberapa orang pada awalnya tidak suka karena merasa “dikoreksi”, namun banyak diantara mereka malah tersentuh dengan usaha dari kelompok PMI ini dalam membersihkan lingkungan.

Original: Indonesian workers keep old Taichung district clean

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now.