Lukut Police Station, Negeri Sembilan, Malaysia. Photo: Google Maps

Seorang pekerja pabrik asal Bangladesh berusia 19 tahun Jumat malam yang lalu dirampok di negara bagian Negeri Sembilan, Malaysia sebesar 2,700 ringgit (US$700) oleh dua orang pria yang juga sempat menyayat lengan bagian atas korban.

Pada pukul 7 malam, korban mengunjungi sebuah toko serba ada didekat tempat kerjanya di Linggi untuk mengeluarkan gaji bulanannya, sementara kedua orang pria yang diduga berasal dari Indonesia sedang memperhatikan toko tersebut, diperkirakan sedang menantikan calon korban untuk dirampok, menurut laporan berita China Press.

Kedua pria tersebut kemudian mengikuti pekerja Bangladesh itu, lalu kemudian menyerangnya dengan sebuah parang pada saat tidak ada orang disekitarnya. Korban sempat menghindar dari serangan pertama dan berusaha melarikan diri dari para perampok dengan berlari ke arah tempat tinggal para pekerja pabrik yang bersangkutan.

Namun kedua pria tersebut terus mengejar serta menyerang kembali, dan kali ini berhasil melukai lengan bagian atas korban, membuatnya jatuh. Perampok mengambil uang sebesar 2,700 ringgit milik korban sebelum kemudian melarikan diri.

Dalam keadaan terluka dan berlumuran darah korban berhasil kembali ke tempat tinggalnya, dimana teman-teman kerjanya segera membawanya ke klinik terdekat untuk pengobatan. Mereka kemudian menolong korban melaporkan kasus perampokan tersebut kepada Polisi setempat.

Original: Robbers in Malaysia slash worker’s arm, steal his pay

Asia Times Financial is now live. Linking accurate news, insightful analysis and local knowledge with the ATF China Bond 50 Index, the world's first benchmark cross sector Chinese Bond Indices. Read ATF now.