Five states in the Middle East are discussing a common policy on hiring foreign maids. Advocacy group Migrants Rights has claimed that 90% of foreign domestic workers in the region are employed in Kuwait. Photo: Wikimedia Commons

Lima negara di Timur Tengah telah memulai pembicaraan yang mengarah kepada sebuah kebijakan bersama mengenai ketenagakerjaan yang berhubungan dengan pekerja rumah tangga dari negara asing.

Kesepakatan ini bertujuan untuk mencegah perekrut tenaga kerja memungut biaya perekrutan yang tinggi serta meminimalisasikan masalah-masalah lain yang berhubungan dengan berjuta-juta pekerja rumah tangga asing yang berasal dari Asia Tenggara dan daerah sekitarnya.

Didalam Konferensi Tenaga Kerja Arab ke-45, yang diadakan pada tanggal 8-15 April, para perwakilan dari Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Bahrain, Kuwait dan Oman menyetujui untuk membuat peraturan bersama dalam hal kontrak kerja dan pindah kerja, serta upah minimum bagi pekerja rumah tangga asing, menurut laporan berita The National.

Menteri Sosial dan Tenaga Kerja Kuwait Hind Al Sabeeh mengatakan bahwa kebijakan bersama tersebut diharapkan dapat mencegah agen-agen perekrutan dari pemungutan biaya layanan jasa agen yang terlampau tinggi, baik untuk pencari pekerjaan maupun bagi majikan.

Saat ini, beberapa pekerja rumah tangga dikenai biaya lebih dari US$3,000 di negara asal mereka untuk mendapatkan pekerjaan di daerah Timur Tengah.

Menteri Sumber Daya Manusia Uni Emirat Arab Nasser Al Hamli mengatakan bahwa kebijakan ini harus disesuaikan dengan setiap negara yang memiliki kebijakan dalam melindungi hak-hak pekerja rumah tangga.

“Pekerja rumah tangga adalah bagian yang penting dalam [sector] ketenagakerjaan sementara di negara-negara Teluk, yang melindungi hak-hak tenaga kerja melalui hukum yang ada,” kata Al Hamli.

Dia menambahkan bahwa kebijakan tersebut juga ditujukan untuk memastikan proses ketenagakerjaan berjalan dengan adil dan transparan untuk keamanan para pekerja rumah tangga.

Original: Mideast states look at common policy on foreign maids