The High Court of Johor Bahru in Malaysia where the men were tried. Photo: Google Maps

Dua orang pria – seorang WNI dan seorang warga negara Malaysia – telah dijatuhi hukuman mati di Malaysia setelah terbukti bersalah melakukan penyelundupan narkoba.

Pria Malaysia berusia 23 tahun dan pria Indonesia berusia 35 tahun tersebut dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Tinggi Johor Bahru Kamis lalu setelah terbukti bersalah menyelundupkan 5.49kg sabu di tahun 2016.

Kedua terdakwa – pelayan restoran bernama Taza Tarji dan pekerja kontrak asal Indonesia bernama Herman – tersebut dituntut dengan Undang-Undang Obat Berbahaya Tahun 1952 Pasal 39B (1) (a), sebuah kejahatan dengan hukuman mati, China Press melaporkan.

Pengadilan mendengar bahwa perahu yang ditumpangi kedua terdakwa didapati polisi sekitar 1.1 mil laut dari Tanjung Piai, Pontian, sekitar pkl. 4:15pm pada tanggal 27 September 2016. Mereka mengatakan kepada polisi bahwa mereka sedang memancing, namun tidak ada peralatan memancing apapun ditemukan didalam perahu tersebut.

Polisi menemukan sebuah tas ransel yang berisi sekitar 5.49kg sabu-sabu yang disembunyikan dalam tabung-tabung yang dibungkus dengan koran.

Di pengadilan, kedua terdakwa tidak menunjukkan alasan yang dapat dimengerti mengenai keberadaan tas ransel tersebut dan mereka tidak dapat membuktikan bahwa mereka tidak bersalah atas tuduhan penyelundupan obat terlarang.

Menurut laporan, setelah dijatuhi hukuman Herman mencoba untuk menendang seorang fotografer media.

Original: Two men sentenced to death for trafficking 5.49kg of meth